Kabinet Kompromi Jokowi

Untuk ketiga kali, Presiden Joko Widodo kembali merombak Kabinet Indonesia Maju pada 15 Juni lalu. Ia melantik mantan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Negara. Jokowi juga mendapuk Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan.

TEMPO.CO, Jakarta - Untuk ketiga kali, Presiden Joko Widodo kembali merombak Kabinet Indonesia Maju pada 15 Juni lalu. Ia melantik mantan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Negara. Jokowi juga mendapuk Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan. Tambahan: Presiden tiga wakil menteri baru dari partai pendukungnya.

Mengapa Muhammad Lutfi dicopot dari kursj Menteri Perdagangan? Tentu karena ia gagal mengendalikan harga minyak goreng. Tapi rupanya lebih dari itu. Jokowi mencopotnya untuk menjaga hubungan baik dengan pengusaha sawit. Pencopotan Lutfi dianggap jalan tengah mendinginkan kembali hubungan Istana dengan para bohir pengusaha itu.

Reshuffle kabinet juga untuk memperkuat dukungan politik kepada pemerintah. Masuknya Zulkifli Hasan membuat posisi pemerintah di Dewan Perwakilan Rakyat makin kuat. Jokowi menilai PAN telah setia dengan menjadi relawan mengusung gagasan penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan Jokowi.

Semula, Presiden berencana mengganti lebih banyak menteri, termasuk yang berasal dari partai politik. Rencana itu urung karena gejolaknya bisa jadi senjata makan tuan. Pada akhirnya perombakan kabinet hanya kompromi politik. Di akhir masa kekuasaannya, Jokowi masih memerlukan konsolidasi, bukan menyelesaikan problem-problem krusial seperti wabah penyakit mulut dan kuku. Untuk apa?

Selamat membaca.

Stefanus Pramono

Redaktur Pelaksana

Nasional

Kursi Menteri untuk Loyalis

Reshuffle kabinet Jokowi memasukkan kader partai politik sebagai menteri dan wakil menteri. Terbukti loyal kepada Presiden.

Dagang Sapi Wakil Menteri

Jokowi kembali memilih wakil menteri dari kalangan partai. Bagian dari politik akomodasi.

Opini

Kabinet Para Juragan Partai

Jika motif perombakan kabinet adalah pemberian konsesi politik, apakah kita masih bisa berharap persoalan publik dapat diselesaikan lewat penggantian menteri?

Nasional

Mahkamah Agung Bebaskan Samin Tan

Rangkuman berita sepekan, dari bebasnya Samin Tan hingga tiga bakal calon presiden dari Partai NasDem.

Kolom

Jabatan Menteri Bukan Komoditas Politik

Ambang batas pencalonan presiden membuat politik dan kekuasaan jadi komoditas. Presidential threshold biang kemerosotan demokrasi Indonesia.

Hukum

Obral Izin Tanah Keraton

KPK menangkap bekas Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, dalam korupsi pemberian izin apartemen Summarecon. Ada peran orang dekat deputi KPK dan pengusaha pasir.

Jurus Menjerat Pelaku Kekerasan Seksual

Korban kekerasan seksual kerap kalah di pengadilan. Terganjal perspektif penegak hukum.

Opini

Daerah Izin Istimewa Kota Yogya

Suap bekas wali kota Haryadi Suyuti mengkonfirmasi bobroknya praktik obral izin hotel dan apartemen di Yogyakarta. Mengancam air tanah.






Rekomendasi Berita

    Berita tidak ada

Ukraina Berunding dengan Turki dan PBB soal Ekspor Gandum

3 jam lalu

Ukraina Berunding dengan Turki dan PBB soal Ekspor Gandum

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan bahwa negaranya sedang mengadakan pembicaraan dengan Turki dan PBB untuk menjamin jaminan ekspor gandum dari pelabuhan Ukraina.


Listyo Sigit Sebut Polri Kedepankan Pencegahan dalam Pelihara Kamtibmas

4 jam lalu

Listyo Sigit Sebut Polri Kedepankan Pencegahan dalam Pelihara Kamtibmas

Kapolri Listyo Sigit menyampaikan penegakan hukum dilakukan dengan prinsip-prinsip keadilan restoratif


Jokowi Ingatkan Kinerja Polri yang Belum Presisi: Saya Ikuti Pemberitaan Media

6 jam lalu

Jokowi Ingatkan Kinerja Polri yang Belum Presisi: Saya Ikuti Pemberitaan Media

Jokowi menyebut setiap kecerobohan sekecil apapun di lapangan bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.


Hari Bayangkara 2022, Presiden Jokowi Soroti Kepuasan Masyarakat Terhadap Polri

11 jam lalu

Hari Bayangkara 2022, Presiden Jokowi Soroti Kepuasan Masyarakat Terhadap Polri

Presiden Jokowi mengingatkan bahwa masih ada masyarakat yang belum puas dengan kinerja Polri.


Kontroversi Misi Damai Jokowi ke Ukraina dan Rusia

12 jam lalu

Kontroversi Misi Damai Jokowi ke Ukraina dan Rusia

Kontroversi muncul sepulang Presiden Jokowi dari lawatan ke Ukraina dan Rusia, yakni tentang pesan Zelensky ke Putin yang dibantah Kyiv.


Presiden Jokowi Diagendakan Menjadi Inspektur Upacara HUT ke-76 Bhayangkara

19 jam lalu

Presiden Jokowi Diagendakan Menjadi Inspektur Upacara HUT ke-76 Bhayangkara

Presiden Jokowi dijadwalkan menjadi Inspektur Upacara HUT Ke-76 Bhayangkara yang dipusatkan di Kampus Akademi Kepolisian Semarang


Jokowi Besok Hadiri Upacara Hari Bhayangkara di Akpol Semarang

1 hari lalu

Jokowi Besok Hadiri Upacara Hari Bhayangkara di Akpol Semarang

Jokowi akan menghadiri upacara esok hari. Selepas itu, Jokowi akan menuju Pasar Rakyat Peterongan, Semarang.


Putin Jamin Jokowi Soal Pupuk, Ini Jenis Pupuk yang Beredar di Indonesia

1 hari lalu

Putin Jamin Jokowi Soal Pupuk, Ini Jenis Pupuk yang Beredar di Indonesia

Pupuk yang beredar dikategorikan dalam 5 jenis, yaitu berdasarkan asal bahan dan pembuatannya, senyawa penyusun, bentuk fisik, kandungan, dan lainnya


Soal Pengganti Tjahjo Kumolo, Mahfud Md Bilang Jokowi Tunggu Masa bela Sungkawa

1 hari lalu

Soal Pengganti Tjahjo Kumolo, Mahfud Md Bilang Jokowi Tunggu Masa bela Sungkawa

Menpan RB Tjahjo Kumolo meninggal di Rumah Sakit Abdi Waluyo Jakarta pada Jumat lalu.


Misi Damai Jokowi ke Ukraina - Rusia Belum Berhasil, Airlangga: Tujuan Utama Pangan

1 hari lalu

Misi Damai Jokowi ke Ukraina - Rusia Belum Berhasil, Airlangga: Tujuan Utama Pangan

Airlangga menyebut tidak ada pemimpin negara yang diterima kedua belah pihak dalam waktu dekat, kecuali Jokowi.