Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Uang Nikel untuk Pak Wamen

Reporter

Editor

Nur Haryanto

image-gnews
Iklan

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Edward Omar Sharif Hiariej terseret dugaan korupsi. Seorang pengusaha nikel Sulawesi mengaku memberi uang Rp 7 miliar untuk guru besar ilmu hukum pidana Universitas Gadjah Mada yang kerap disapa Eddy Hiariej itu. Tujuan: memuluskan pengesahan akta perusahaan.

Pengusaha ini, Helmut Hermawan, butuh legitimasi pemerintah karena sedang beperkara dengan pengusaha lain. Ia sedang saling klaim menjadi pemilik PT Citra Lampia Mandiri, perusahaan nikel dengan konsesi lebih dari 2.000 hektare di Sulawesi Selatan. Yang mendapat pengesahan Kementerian Hukum dan HAM bakal mendapat durian runtuh tambang nikel yang sedang laris di pasar internasional itu.

Helmut memberikan setidaknya 12 kuasa hukum kepada orang dekat Hiariej untuk mengurus pelbagai urusan hukum. Dari akta perusahaan hingga problem-problem hukum sejak di kepolisian. Soalnya, saling gugat memiliki perusahaan itu punya riwayat panjang.

Karena itu urusan uang Rp 7 miliar tersebut bercecabang ke mana-mana. Ada banyak orang yang terlibat. Dari politikus Golkar, jenderal polisi, hingga pengusaha tambang beken semacam Haji Isam. Eddy Hiariej ada di tengah pusaran rebutan perusahaan itu.

Tempo mewawancarai mereka yang berseteru untuk memverifikasi cerita kedua belah kubu. Kami sampai heran ada begitu banyak orang terlibat dengan cerita yang kompleks. Dari kekusutan itu, Eddy Hiariej muncul dan merasa tak punya masalah membantu mereka yang tengah berkonflik dengan posisinya sebagai pejabat negara. Selamat membaca.

Mustafa Silalahi
Redaktur Utama

LAPORAN UTAMA

Pak Wamen di Pusaran Tambang
Bagaimana Eddy Hiariej terlibat konflik perusahaan tambang dan asal-usul uang Rp 7 miliar untuknya.

Dagelan Saham Tambang Nikel
Cerita konflik antar pengusaha saling klaim saham perusahaan lalu kedua kubu meminta bantuan politikus dan pejabat negara.

Dosen Spesialis Saksi Ahli
Profil Eddy Hiariej untuk melihat rekam jejak dan integritasnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Wawancara Eddy Hiariej
Apa kata Pak Wamen soal konflik dan dugaan gratifikasi untuknya.

OPINI

Morat-marit Eddy Hiariej
Editorial Tempo melihat kasus dugaan gratifikasi Wamen Eddy Hiariej.

POLITIK

Bisikan Pengubah Putusan
Bagaimana seorang pejabat mengubah putusan Mahkamah Konstitusi lalu lolos menjadi hakim.

Wawancara Guntur Hamzah
Apa motifnya mengubah putusan Mahkamah Konstitusi?

Tiga Putaran Anwar Usman
Adik ipar Presiden Joko Widodo ini kembali memimpin Mahkamah Konstitusi. Bagaimana cerita ia terpilih?

Teror Pastor Sampai Senayan
Seorang pastor di Batam mendapat teror dan diadukan ke polisi karena menginvestigasi penjualan manusia ke Malaysia.

Antiklimaks Tragedi Kanjuruhan
Infografik tragedi Kanjuruhan. Dengan bukti yang jelas, mengapa hakim membebaskan pelakunya?

OPINI

Runtuhnya Kewibawaan Mahkamah Konstitusi
Kepada siapa lagi kita berharap setelah lembaga hukum tertinggi tercoreng kehormatan dan sarat konflik kepentingan?

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Perludem Minta Anwar Usman Tidak Terlibat dalam Memutus Perkara Syarat Usia Calon Kepala Daerah

2 hari lalu

Pakar kepemiluan dari Universitas Indonesia (UI) Titi Anggraini saat ditemui di Pusdik MK, Bogor, Jawa Barat pada Rabu, 6 Maret 2024. TEMPO/Amelia Rahima Sari
Perludem Minta Anwar Usman Tidak Terlibat dalam Memutus Perkara Syarat Usia Calon Kepala Daerah

Titi Anggraini mengatakan Hakim Konstitusi Anwar Usman semestinya tidak terlibat dalam memutus perkara pengujian syarat usia calon kepala daerah


Ceria Terus Dukung Hilirisasi Mineral di Indonesia

3 hari lalu

Corporate Secretary PT Ceria Nugraha Indotama, Imelda Kiagoes, memberikan sambutan di acara Indonesia Critical Minerals Conference (ICMC) & Expo 2024 yang diselenggarakan di Hotel Mulia Jakarta pada 11 - 13 Juni 2024.
Ceria Terus Dukung Hilirisasi Mineral di Indonesia

PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria) menegaskan komitmennya dalam mendukung industri nikel berkelanjutan dengan berfokus pada teknologi baterai dan New Energy Vehicle (NEV).


Smelter Nikel ITSS Kerap Meledak, Menperin Cek Ketaatan Regulasi Perusahaan

6 hari lalu

Kemenaker dan Kemenko Investasi dan Kemaritiman berbeda dalam melihat kecelakaan kerja di smelter nikel ITSS yang berlokasi di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah.
Smelter Nikel ITSS Kerap Meledak, Menperin Cek Ketaatan Regulasi Perusahaan

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang akan cek ketaatan regulasi PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) karena insiden smelter meledak.


Insiden Ledakan Berulang di Industri Nikel, Walhi Minta Evaluasi Menyeluruh dan Penegakan Hukum

6 hari lalu

Salah satu korban luka ledakan tungku smelter nikel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel di kawasan Industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah, pada Kamis malam, 13 Juni 2024. (istimewa)
Insiden Ledakan Berulang di Industri Nikel, Walhi Minta Evaluasi Menyeluruh dan Penegakan Hukum

Ledakan diduga bersumber dari las oxy asetilin.


Smelter Nikel Meledak di Morowali, Menteri ESDM: Pemberian Sanksi Wewenang Kementerian Perindustrian

6 hari lalu

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Tempo/Aisyah Amira Wakang.
Smelter Nikel Meledak di Morowali, Menteri ESDM: Pemberian Sanksi Wewenang Kementerian Perindustrian

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengatakan akan mengecek penyebab ledakan smelter nikel di Morowali.


Ledakan Smelter Nikel Lagi, Jatuh Korban Lagi: K3 Disebut Tak Sejalan Investasi

6 hari lalu

Pekerja industri nikel melintas di jalur menuju kawasan industri IMIP, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Ahad, 31 Desember 2023. Keberadaan kawasan industri nikel di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali memberi dampak positif pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pekerja yang tinggal di kawasan industri tersebut. ANTARA/Mohamad Hamzah
Ledakan Smelter Nikel Lagi, Jatuh Korban Lagi: K3 Disebut Tak Sejalan Investasi

Perusahaan smelter nikel seharusnya belajar dari insiden ledakan yang menyebabkan 21 pekerja tewas dan luka berat pada 24 Desember 2023.


Kecelakaan Kerja Kembali Terjadi di Smelter Nikel ITSS Morowali: Bobroknya Sistem K3

6 hari lalu

Kebakaran di PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), Morowali, Sulawesi Tenggara, 24 Desember 2023. Insiden bermula dari kecelakaan yang dialami sejumlah pekerja saat melakukan perbaikan tungku dan pemasangan pelat pada bagian tungku.  Foto: Partai Buruh Kabupaten Morowali.
Kecelakaan Kerja Kembali Terjadi di Smelter Nikel ITSS Morowali: Bobroknya Sistem K3

IMIP membantah kecelakaan terjadi karena ledakan tungku smelter.


Smelter Nikel PT ITSS Morowali Kembali Meledak, Dua Pekerja Terluka

7 hari lalu

Ledakan tungku smelter PT ITSS di Morowali kembali terulang. Sudah banyak korban.
Smelter Nikel PT ITSS Morowali Kembali Meledak, Dua Pekerja Terluka

Tungku smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (PT ITSS) di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park atau IMIP kembali meledak.


Wakil Menteri Luar Negeri Serukan Solusi Kolaboratif Kerja Sama Pembangunan Global

7 hari lalu

Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury. REUTERS/Fransiska Nangoy
Wakil Menteri Luar Negeri Serukan Solusi Kolaboratif Kerja Sama Pembangunan Global

Wakil Menteri Luar Negeri RI mengingatkan saat ini dibutuhkan solusi kolaboratif dan inovatif untuk atasi berbagai tantangan pembangunan.


Jatam dan Jaringan Masyarakat Geruduk Konferensi Industri Nikel dan Kobalt di Hotel Mulia

7 hari lalu

Aksi masyarakat sipil menolak konferensi nikel dan kobalt di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2024. Dok. Jatam
Jatam dan Jaringan Masyarakat Geruduk Konferensi Industri Nikel dan Kobalt di Hotel Mulia

Perusahaan-perusahaan nikel dinilai telah menjadi aktor kunci terjadinya perluasan dan percepatan kerusakan lingkungan dan ruang hidup rakyat.