Gara-gara Batu Bara

Reporter:
Editor:

Nur Haryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita

    Majalah Tempo, 10-16 Januari 2022

    LAPORAN UTAMA
    Gara-gara Batu Bara

    Pemerintah melarang semua pengusaha mengekspor batu bara hingga akhir Januari 2022. Mereka yang taat pada kewajiban memenuhi pasar domestik juga terkena larangan ini. Tumben, pemerintah, kok, berani melawan para taipan? Apa yang sebenarnya terjadi?

    NASIONAL
    Gaya Andika Mendekati Papua

    Panglima TNI Andika Perkasa berencana memakai pendekatan damai menyelesaikan konflik Papua: dari dialog hingga menuntaskan pelanggaran HAM berat. Dari mana ide Andika yang bertolak belakang dengan pendekatan mengurus Papua selama ini?

    HUKUM
    Corruvirus

    Komunitas ilmiah sudah mengingatkan tiap krisis potensi korupsi malah naik. Bantuan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk memulihkan ekonomi akibat pandemi ini contohnya. Dana bantuan malah jadi bancakan.

    WAWANCARA
    Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf

    Yahya Cholil Staquf terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Ia mengungguli calon inkumben, Said Aqil Siradj. Mengapa ia ingin mejauhkan NU dari politik praktis? Bagaimana ia berpisah jalan dengan PKB? Karena Muhaimin mendukung Said Aqil?

    LINGKUNGAN
    Biaya Mitigasi Krisis Iklim

    Kementerian Keuangan menghitung biaya mitigasi krisis iklim hingga 2030 sebesar Rp 3.779 triliun. Dari mana uang sebanyak ini?

    SELINGAN
    Wahana Baru Penulis Sastra

    Para penulis memakai platform digital memasarkan buku dan novel. Seberapa besar pasarnya?

    Juga artikel menarik lain di majalah.tempo.co. Ada wawancara dengan Dubes Rusia soal krisis di Ukraina, pandemi mendorong gairah klub baca, Catatan Pinggir membahas sejarah sosial kereta api. Dukung independensi Tempo dengan berlangganan melalui langganan.tempo.co.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?